Niat Puasa Ayyamul Bidh

Gambar Niat Puasa Ayyamul Bidh

Puasa Ayyamul Bidh adalah puasa sunnah yang dilakukan selama tiga hari dalam setiap bulan.

Kita sebagai seorang muslim harus bisa menjalankan puasa ini apabila tidak ada halangan, mengingat karena betapa pentingnya puasa ini bagi diri kita, kesehatan kita dan juga bekal kita untuk menghadap Allah subhanahu wa ta’alla.

Dalil Puasa Ayyamul Bidh

Dalil yang menganjurkan untuk melakukan Puasa Ayyamul Bidh cukup banyak, diantarannya :

1. Hadist Abu Hurairah.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata :

أَوْصَانِى خَلِيلِى بِثَلاَثٍ لاَ أَدَعُهُنَّ حَتَّى أَمُوتَ صَوْمِ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ ، وَصَلاَةِ الضُّحَى ، وَنَوْمٍ عَلَى وِتْرٍ

Kekasihku (yaitu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam) mewasiatkan padaku tiga nasehat yang aku tidak meninggalkannya hingga aku mati:

  1. Berpuasa tiga hari setiap bulannya.
  2. Mengerjakan shalat Dhuha,
  3. Mengerjakan shalat witir sebelum tidur.”

(HR. Bukhari no. 1178)

2. Hadist ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

صَوْمُ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ صَوْمُ الدَّهْرِ كُلِّهِ

Puasa pada tiga hari setiap bulannya adalah seperti puasa sepanjang tahun.”

(HR. Bukhari no. 1979)

3. Hadist Abu Dzar.

Dari Abu Dzar, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda padanya :

يَا أَبَا ذَرٍّ إِذَا صُمْتَ مِنَ الشَّهْرِ ثَلاَثَةَ أَيَّامٍ فَصُمْ ثَلاَثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ

Jika engkau ingin berpuasa tiga hari setiap bulannya, maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15 (dari bulan Hijriyah).”

(HR. Tirmidzi no. 761 dan An Nasai no. 2425. Abu ‘Isa Tirmidzi mengatakan bahwa haditsnya hasan).

4. Hadist Ibnu Milhan Al Qoisiy.

Dari Ibnu Milhan Al Qoisiy, dari ayahnya, ia berkata :

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَأْمُرُنَا أَنْ نَصُومَ الْبِيضَ ثَلاَثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ . وَقَالَ هُنَّ كَهَيْئَةِ الدَّهْرِ

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa memerintahkan pada kami untuk berpuasa pada ayyamul bidh yaitu 13, 14 dan 15 (dari bulan Hijriyah).” Dan beliau bersabda, “Puasa ayyamul bidh itu seperti puasa setahun.”

(HR. Abu Daud no. 2449 dan An Nasai no. 2434. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

5. Hadist Ibnu ‘Abbas

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, beliau berkata :

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يُفْطِرُ أَيَّامَ الْبِيضِ فِي حَضَرٍ وَلَا سَفَرٍ

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa pada ayyamul biidh ketika tidak bepergian maupun ketika bersafar.”

(HR. An Nasai no. 2347. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).

Hadist puasa Ayyamul Bidh diatas dikecualikan pada tanggal 13 Dzulhijjah, dimana pada hari tersebut adalah hari Tasyriq dan tidak boleh menjalankan puasa.

Anjuran Puasa Ayyamul Bidh

Pentingnya Puasa Ayyamul Bidh

Kenapa kita sebagai seorang muslim harus banget bisa menjalankan puasa Ayyamul Bidh ?

1. Syaikh Muhammad bin Sholeh Al Utsaimin menjelaskan :

“Puasa tiga hari pada setiap bulannya boleh dilakukan pada sepuluh hari pertama, pertengahan bulan atau disepuluh hari terakhir. dari bulan Hijriah.

Atau juga bisa dilaksanakan pada setiap sepuluh hari puasa satu hari sehingga genap 30 hari dapat puasa 3 hari.

Terdapat begitu keluasan dalam menjalankan puasa Ayyamul Bidh ini, maka dari itu ‘Aisyah mengatakan :

“Beliau tidak peduli pada hari keberapa beliau menjalankan puasa Ayyamul Bidh, yang terpenting beliau berpuasa baik di tengah di awal ataupun di akhir bulan hijriyah”

Syarh Riyadhus Sholihin, 3/470

2. Meskipun diberi keluasan untuk dapat berpuasa selama 3 hari dibulan hijriah namun tetap ada hari hari yang dimana hari itu adalah hari Utama untuk menjalankan puasa Ayyamul Bidh.

Diantarannya hadi ke 13, 14, dan ke 15 pada bulan hijriyah adapula pendapat yang mengatakan bahwa Ayyamul Bidh itu pada hari ke 12. 13, dan 14.

3. Kenapa disebut dengan Ayyamul Bidh ? karena pada malam ke 13-15 malam itu bersinar putih dikarenakan terjadi bulan purnama, Ayyamul Bidh ( Biid = Putih, Ayyamul = Hari)

Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh

1. Anjuran dari Rasulullah.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata :

أَوْصَانِى خَلِيلِى بِثَلاَثٍ لاَ أَدَعُهُنَّ حَتَّى أَمُوتَ صَوْمِ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ ، وَصَلاَةِ الضُّحَى ، وَنَوْمٍ عَلَى وِتْرٍ

Kekasihku (yaitu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam) mewasiatkan padaku tiga nasehat yang aku tidak meninggalkannya hingga aku mati:

  1. Berpuasa tiga hari setiap bulannya.
  2. Mengerjakan shalat Dhuha,
  3. Mengerjakan shalat witir sebelum tidur.”

(HR. Bukhari no. 1178)

2. Menghidupkan Sunnah Rasulullah.

3. Seperti Melakukan Puasa Sepanjang Tahun.

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

صَوْمُ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ صَوْمُ الدَّهْرِ كُلِّهِ

Puasa pada tiga hari setiap bulannya adalah seperti puasa sepanjang tahun.

(HR. Bukhari no. 1979)

4. Memberi Kesehatan pada Anggota Tubuh.

Dengan berpuasa aktivitas organ tubuh kita akan menjadi lebih ringan, hal ini akan menjadikan tubuh kita lebih sehat dan bugar.

5. Di Kabulkannya Doa

Nabi Shallallahu’alaihi Wa sallam bersabda,

ﺛﻼﺙ ﻻ ﺗﺮﺩ ﺩﻋﻮﺗﻬﻢ ﺍﻟﺼﺎﺋﻢ ﺣﺘﻰ ﻳﻔﻄﺮ ﻭﺍﻹﻣﺎﻡ ﺍﻟﻌﺎﺩﻝ ﻭ ﺍﻟﻤﻈﻠﻮﻡ

‘”Ada tiga doa yang tidak tertolak. Doanya orang yang berpuasa ketika berbuka, doanya pemimpin yang adil, dan doanya orang yang terzhalimi.

HR. Tirmidzi no.2528, Ibnu Majah no.1752, Ibnu Hibban no.2405, dishahihkan Al Albani di Shahih At Tirmidzi.

Niat Puasa Ayyamul Bidh

Adapun untuk niat puasa Ayyamul Bidh ini cukup didalam hati, perlukah di lafadzkan ? Hal ini telah kami jelaskan pada artikel “Perlunnya Melafadzkan niat Pada Setiap Ibadah”

Bacaan Niat Puasa Ayyamul Bidh

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ اَيَّامَ اْلبِيْضِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin :

Nawaitu shouma ghadin ayyamal bidhi sunnatan lillahi ta’ala.

Artinnya :

“Saya niat berpuasa besok pada (ayyamul bidh) hari-hari putih sunnah karena Allah Ta’ala”.

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh 2020

Bulan MasehiTanggalBulan HijriahTanggal
JanuariKamis-Sabtu, 9-11Jumadil Awal13, 14, 15
FebruariJum’at-Sabtu, 7-9Jumadil Akhir13, 14, 15
MaretMinggu-Selasa, 8-10Rajab13, 14, 15
AprilSelasa-Kamis, 7-9Sya’ban13, 14, 15
April – MeiJum’at 24/4 – Sabtu 23/5Ramadhan1-30 Puasa Ramadhan
JuniJum’at-Minggu, 5-7Syawal13, 14, 15
JulySabtu-Senin, 4-6Dzulqaidah13, 14, 15
AgustusSelasa-Kamis, 4-6Dzulhijjah14, 15, 16
SeptemberSelasa-Kamis, 1-3 & Rabu, 30Muharam13, 14, 15 & Rabu, 13 Shafar
OktoberKamis-Jum’at, 1-2 & Jum’at-Sabtu, 30-31Shafar & Rabiul Awal14-15 & 13-14
November Minggu, 1 & Sabtu-Senin, 28-30Rabiul Awal & Rabiul Akhir15 & 13-15
DesemberSenin-Rabu, 28-30Jumadil Awal13, 14, 15

Referensi :

  1. Rumaysho.com
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Gambar Niat Puasa Asyura
Selengkapnya

Puasa Asyura

Puasa Asyura adalah salah satu dari puasa sunnah yang di ajarkan oleh Rasullullah Shallallahu ’alaihi wa sallam. Dari…
Gambar Puasa Sunnah Paling Banyak Keutamaannya
Selengkapnya

Puasa Sunnah

Puasa sunnah adalah suatu amalan ibadah yang dapat kita lakukan di luar ibadah puasa yang wajib. Ada banyak…
Gambar Niat Puasa Rajab
Selengkapnya

Niat Puasa Rajab

Puasa Rajab adalah salah satu puasa Sunnah yang diajarkan oleh rasullullah sawlllahi ‘alaihi wassalam. Puasa rajab ini sama…