Syarat Sah Sholat

Syarat Sah Sholat

Udah shalat setiap hari, wajib hingga sunnahnnya tapi tidak tau syarat-syaratnya ? Simak ulasan lengkapnnya disini.

Shalat adalah salah satu ibadah yang dilakukan oleh setiap muslim, shalat juga di bedakan menjadi 2 yaitu shalat wajib dan juga shalat sunnah.

Baik shalat wajib ataupun sunnah kita perlu memperhatikan hal hal yang menjadi syarat didirikannya ibadah tersebut.

Diantara syarat syarat shalat itu ada 2 yaitu :

  • Syarat Wajib Shalat
  • Syarat Sah Shalat

Berikut kami terangkan keduannya :

Syarat Wajib Shalat

Syarat Wajib Shalat

1. Islam

Orang yang meyakini dengan sepenuh hati bahwa tidak ada Tuhan yang patut di sembah kecuali Allah, dan meyakini bahwa Nabi Muhammad adalah utusan allah.

2. Baligh

Orang yang sudah bisa berpikir mana benar dan mana salah biasannya di tandai dengan Bermimpi basah (bagi laki laki) dan keluar darah Haid (bagi perempuan).

3. Berakal

Orang yang memiliki kesadaran penuh terhadap dirinnya, dan orang yang bisa berpikir dengan baik.

Syarat Syarat Sah Sholat

Syarat Sah Shalat

طَهَارَةُ الْحَدَثَيْنِ.

1. Suci dari dua hadats baik Hadast (besar dan kecil),

الطَّهَارَةُ عَنِ النَّجَاسَةِ فِيْ الثَّوْبِ وَالْبَدَنِ وَالْمَكَانِ.

2. Suci dari Najis baik badan, pakaian yang di pakai ataupun tempat yang akan digunakan untuk mendirikan shalat.

سَتْرُ الْعَوْرَةِ.

3. Menutup Aurat baik laki laki maupun perempuan, pahami mengenai batasan-batasan aurat bagi laki-laki & perempuan.

اسْتِقْبَالُ الْقِبْلَةِ.

4. Menghadap ke arah Kiblat 🕋.

دُخُوْلُ الْوَقْتِ.

5. Sudah masuk waktu shalat.

الْعِلْمُ بِفَرْضِيَّتِهَا.

6. Paham atau mengetahui Fardhu Shalat.

أَنْ لاَ يَعْتَقِدَ فَرْضَاً مِنْ فُرُوْضِهَا سُنَّةً.

7. Tidak meyakini Fardhu shalat sebagai sunnah, dan

اجْتِنَابُ الْمُبْطِلاَتِ.

8. Menjauhi hal-hal yang membatalkan shalat.

Dalil Syarat syarat Sah Shalat

Diantara dalil dalil yang mengatakan syarat sahnya shalat terdapat di Al Qur’an dan Sunnah berikut dalillnya :

Al Qur’an :

Dalil Syarat Sah Shalat dari Al Qur'an

1. Qs. An Nissa : 103

إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَّوْقُوتًا

“…… Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.”

2. Qs. Al Maidah : 6

أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ ۚ وَإِن كُنتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا

“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah…….”

3. Al Muddatsir : 4

وَثِيَابَكَ فَطَهِّرْ

Dan Pakaianmu bersihkanlah.

4. Al A ‘raaf : 31

يَا بَنِي آدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِندَ كُلِّ مَسْجِدٍ

Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid…….”

5. Al Baqarah : 150

فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ ۚ وَحَيْثُ مَا كُنتُمْ فَوَلُّوا وُجُوهَكُمْ شَطْرَهُ

“…… maka palingkanlah wajahmu ke Masjidil Haram. Dan di mana saja kamu (sekalian) berada, maka palingkanlah wajahmu ke arahnya…….”

Hadist Rasullulah Shallallahu ‘alaihi wa sallam

Dalil Syarat Sah Shalat dari Nabi

1. Hadist Ibnu ‘Umar

لاَ يَقْبَلُ اللهُ صَلاَةً بِغَيْرِ طَهُوْرٍ.

“Allah tidak menerima shalat (yang dikerjakan) tanpa bersuci.

2. Hadist Shahiih al-Bukhari (Fat-hul Baari)

اِغْسِلِيْ عَنْكِ الدَّمَ وَصَلِّيْ.

“Basuhlah darah itu darimu dan shalatla (untuk wanita yang istihadhah / haid).

3. Hadist Shahiih Sunan Ibni Majah (no. 534)

لاَ يَقْبَلُ الله صَلاَةَ حَائِضٍ إِلاَّ بِحِمَارٍ.

“Allah tidak menerima shalat wanita yang sudah haidh (baligh) kecuali dengan mengenakan penutup kepala (jilbab).

4. Hadist Abu Dawud

غَطِّ فَخِذَكَ فَإِنَّ الْفَخِذَ عَوْرَةٌ.

“Tutuplah pahamu. Karena sesungguhnya paha adalah aurat.

Hadist diatas disampaikan oleh Jarhad al-Aslami, beliau Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam melewatiku ketika aku mengenakan kain yang tersungkap hingga terlihat pahaku, maka beliau bersabda seperti diatas.

5. Hadist Shahiih Muslim (I/298 no. 397)

إِذَا قُمْتَ إِلَى الصَّلاَةِ فَأَسْبِعِ الْوُضُوْءَ ثُمَّ اسْتَقْبِلِ الْقِبْلَةَ.

“Jika engkau hendak shalat, maka berwudhu’lah dengan sempurna. Kemudian menghadaplah ke Kiblat…

Referensi :

  1. Ghayah Al-Muqtashidin Syarh Manhaj As-Salikin. Cetakan pertama, Tahun 1434 H. Abu ‘Abdirrahman Ahmad bin ‘Abdurrahman Az-Zauman. Penerbit Dar Ibnul Jauzi.
  2. Syarh Manhaj AsSalikin. Cetakan kedua, Tahun 1435 H. Dr. Sulaiman bin ‘Abdillah Al-Qushair. Penerbit Maktabah Dar Al-Minhaj.
  3. Rumaysho.com
  4. Almanhaj.or.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Gambar Macam Macam Aurat
Selengkapnya

Macam macam Aurat

Jaga diri yuk dari mulai menutup aurat yang baik dan pahami batasan, batasannya simak secara lengkap di artikel…
Gambar Cara Menghilangkan Najis
Selengkapnya

Cara Menghilangkan Najis

Menghilangkan najis dari tubuh kita, dari pakaian kita dari tempat yang kita gunakan adalah wajib bagi kita. Sebagaimana…
Macam Macam Najis
Selengkapnya

Macam-macam Najis

Mari pahami macam-macam hadist agar kita lebih berhati-hati ketika hendak melakukan ibdaha kepada allah, ini ulasannya. Najis adalah…